Tampilkan postingan dengan label guru les privat ke rumah jakarta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label guru les privat ke rumah jakarta. Tampilkan semua postingan

Jumat, 15 November 2013

guru les privat ke rumah - zigma private

Guru les privat ke rumah  - salah satu solusi efektif ketika anak anda mengalami kesulitan memahami pelajaran yang diajarkan di sekolah yang kemudian mengakibatkan nilai ulangan harian, ujian semester selalu dibawah KKM kemudian berimbas kepada ketidakpercayaan diri akan kemampuannya.
Terkadang bukan salah siswa ketika ia tidak dapat memahami pelajaran di sekolah akan tetapi bisa saja faktor guru yang tidak mampu menjelaskan atau cara /metode pengajaran yang tidak sesuai sehingga tidak dapat ditangkap oleh siswa. seorang Guru harus profesional selain mumpuni menguasai materi tetapi juga harus mampu menjelaskan dengan baik kepada siswanya.

Guru les privat ke rumah

Zigma private merasa terpanggil untuk membantu mengatasi problematika yang dihadapi oleh siswa sd smp sma bahakan mahasiswa dengan menyediakan guru les privat ke rumah yang profesional dan ahli dibidangnya, kami selalu memberikan guru yang spesialis dimana untuk les privat matematika kami memberikan guru les matematika yang backgorund nya dari jurusan atau progran studi matematika, begitu pula untuk les privat kimia kami memberikan guru les privat kimia yang berasal dari jurusan kimia, untuk Les privat Fisika SMP dan SMA ke rumah di jakarta kami berikan guru les privat fisika yang kuliahnya jurusan fisika.

Jika anda Mencari Guru Les Privat Ke rumah Untuk sd smp sma di jakarta zigma private lah yang terbaik yang akan membantu anda. kami berikan layanan prima  dan guru-guru terbaik dengan prioritas berpengalaman mengajar.

Guru les privat ke rumah meliputi pelajaran sekolah seperti les privat matematika,fisika,kimia, bahasa inggris menjadi pelajaran yang diminta oleh orang tua wilayah jakarta dan sekitarnya

untuk informasi dan pendaftaran hubungi
021 - 884 6595 ( call only )
0856 166 2336 - 0819 08 996 357

Selasa, 15 Januari 2013

Cara Menyukai Pelajaran yang tidak Disukai, Seperti Matematika - guru les privat ke rumah


Cara Menyukai Pelajaran yang tidak Disukai, Seperti Matematikaguru les privat, guru les ke rumah, les privat matematika, les privat sd smp sma ke rumah di jakarta

Hey hey hey, mata pelajaran apa nih yg kalian suka? pasti jawabannya beda beda, sesuai dengan kemampuan kalian. sebenarnya kita tuh bisa aja menyukai semua mata pelajaran, asalkan pelajaran itu menurut kita mudah dan kita bisa menyelesaikannya, hmm yg kita permasalahin gimana caranya supaya pelajaran itu mudah dan bisa menjadi mata pelajaran yang favorit bagi kita.
Dulu aku paling ga suka banget yang namanya pelajaran matematika, saolnya menurut  aku tuh pelajaran matematika, ribet, susah, dan sebagainya, pokoknya ga seru deh. Nah, sekarang aku mau nyoba buat menyukai pelajaran matematika, aku tau itu pasti ga mudah, tapi aku tetep bakal nyoba. Aku sangat ingin sekali menyukai pelajaran matematika soalnya aku ingat kata kata guru les ku “ matematika itu sangat penting, semua pekerjaan pasti menggunakan perhitungan, bahkan jadi tukang gali kubur pun harus bisa matematika. Nah, buat kalian yang ga suka juga sama pelajaran matematika, yukk kita sama sama nyoba buat nyuakin mata pelajaran yg satu ini dengan membaca tips tips ini dan mempraktekannya. Nah, berikut tips tipsnya  : 
1.     Tetapkan niat.
Nah, hal pertama yang harus kita lakukan adalah "Meluruskan Niat" dalam belajar matematika, janganlah kita belajar matematika hanya untuk mendapatkan nilai yang bagus sebagai syarat lulus mata ujian Matematika. Karena hal ini berarti jika kita telah melewati ujian/test, maka kita akan meninggalkan dan melupakan materi yang telah kita pelajari tersebut. Niatkan belajar matematika untuk menambah pengetahuan kita.
2. Kenali, pahami lalu Cintai keindahan matematika.
Hal ini merupakan point yg paling penting dalam belajar matematika. Akan sangat mudah mempelajari sesuatu jika kita mencintainya terlebih dahulu. Bagaimana mau mencintai matematika jika kita tidak mengenalnya? maka langkah kedua adalah kita harus mengenal apa itu matematika, apa fungsi matematika bagi kehidupan sehari hari. jika kamu sudah mengenalnya, maka kamu akan tahu bahwa matematika memang sangatlah dibutuhkan dalam kehidupan sehari hari, contoh ketika kita menghitung uang jajan kita, maka kita harus menghitungnya menggunakan matematika bukan? Sungguh tak mungkin kita bisa hidup jauh dari matematika. Maka Tanamkanlah dalam pikiran kita bahwa matematika itu sesuatu yang berguna, indah, menarik dan sebagai teka-teki yang menyenangkan untuk dipecahkan. Jika kita telah mencintainya, Semua rumus yang kelihatannya rumit tiba tiba akan menjadi mudah untuk dipelajari.
www.lesprivat-sd-smp-sma.blogspot.com
3. Berdoa.
Sebelum kita memulai mempelajari matematika, ada baiknya kita berdoa agar Tuhan memberi kemudahan bagi kita untuk memecahkan setiap persoalan yang terdapat di materi yang kita pelajari. Bukankah Tuhan itu Maha Pintar? Maka mintalah kepada-NYA sedikit kepintaran-NYA agar kita bisa memahami materi yang kita pelajari. Selain itu agar kita tetap konsisten dalam belajar dan gigih dalam berusaha, serta tidak mudah putus asa dalam belajar.
4. Banyak Latihan dan Belajar.
3 hal diatas akan sangat tidak berguna jika ujung ujungnya kamu tidak mengambil langkah untuk segera belajar dan banyak latihan dengan rajin dan KONSISTEN. terkadang ada masanya kita semangat sekali untuk belajar, namun ada juga masa masa ketika malas sekali untuk belajar. Maka disini butuh kedisiplinan serta kekonsistenan dalam mempelajari matematika. Dalam 1 hari Tidak perlu meluangkan terlalu banyak untuk belajar, cukup sedikit waktu namun tetap kontinyu dan konsisten. Matematika adalah ilmu hitung, tentu akan semakin baik belajar ilmu hitung dengan berlatih menghitung dengan rajin. banyakin latihan membahas soal-soal, karena jika kita sudah terbiasa, maka akan mudah bagi kita untuk menyelesaikan soal yang sama dikemudian hari.

Ada 6 tahap cara belajar yang baik:
a. Pahami Materi dengan rumus rumusnya
b. kelompokan rumus rumus yang ada
c. mulai mengerjakan soal-soal yang ada pembahasannya.
d. kerjakan soal tadi tanpa liat pembahasan.
e. kerjakan soal lain yang tipenya sama.
f. Terus berlatih soal-soal yang lain.
g. jangan hanya belajar dari satu buku.

5. Tiada kata "Aku Tak Bisa" dan "Putus Asa".
Putus Asa merupakan penyakit yang paling sering ditemui setiap orang ketika berusaha untuk mendapatkan sesuatu. Ketika kita belajar matematika, hindarilah sejauh mungkin kata putus asa, ketika kita menemukan soal yang rumit,maka segera minta bantuan ke guru matematika atau ke teman yang sudah memahami. s
6. Sabar.
Sabar dalam belajar, sabar dalam memecahkan persoalan, sabar dalam melaksanankan segala sesuatu, orang sabar disayang Tuhan.

sumber : http://nuurindahwulansari.blogspot.com/2011/02/cara-menyukai-pelajaran-yang-tidak.html

Senin, 14 Januari 2013

Belajar matematika - guru les matematika privat ke rumah [zigma private]


Belajar Matematika - [les privat matematika ke rumah]

Membuat Matematika Mudah & Menyenangkan

SINDO
Rabu, 6 Juli 2011 10:34 wib
detail berita
Membuat matematika mudah dan menyenangkan. (Foto: Getty Images)
SULITNYA mengajari anak belajar matematika karena selama ini metode yang digunakan hanya sekadar menghafal rumus dan cenderung membosankan. Padahal, penguasaan matematika berguna di segala aspek kehidupan.

Pelajaran matematika masih menjadi momok yang menakutkan bagi sebagian besar siswa di sekolah. Banyak yang beranggapan, belajar matematika itu sulit, membingungkan, tidak menyenangkan, dan membuat pusing kepala. Padahal, belajar matematika itu sangat penting bagi anak karena dibutuhkan dalam segala aspek di kehidupan sehari-hari.

Ditengarai, faktor penyebabnya adalah salah metode dalam proses pengajaran di sekolah. Sering kali anak tidak diajak untuk berpikir lebih dalam mengenai proses, tetapi langsung menuju akhir, yakni menerapkan rumus untuk memecahkan soal. Tidak heran, berdasarkan data Trends in International Mathematics and Science (TIMSS), hanya 5 persen lulusan Indonesia dapat dikategorikan sebagai lulusan dengan kualitas tinggi.

TIMSS adalah penilaian internasional di bidang matematika dan sains untuk siswa kelas 5 dan kelas 9 di seluruh dunia. Dalam diskusi yang diselenggarakan oleh Ikatan Guru Indonesia, beberapa matematikawan ITB juga menyatakan bahwa 76,6 persen siswa setingkat SMP di Indonesia memiliki kemampuan matematika yang rendah.

Dari skala 6, kemampuan matematika siswa Indonesia hanya berada di level 2 dan posisi ini terus bertahan sejak 2003. Karena itu, menurut Prof Yohanes Surya PhD, pendiri Surya Institute, perlu ada metode baru yang menjadikan belajar matematika lebih mudah, cepat, dan menyenangkan. Reformasi tersebut diperlukan sebagai upaya menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten.

”Tidak hanya cerdas dalam pelajaran,menguasai matematika juga dapat meningkatkan logika berpikir yang analitis, logis, dan sistematis, membantu pemecahan masalah serta kepercayaan diri generasi muda yang diperlukan untuk membangun bangsa,” katanya saat temu media pencanangan kerja sama PT Sun Life Financial Indonesia (Sun Life) dengan Surya Institute di Plaza Semanggi, Jumat (1/7).

Dalam kesempatan tersebut, Yohanes memperkenalkan metode Gasing, yaitu pengajaran matematika yang gampang, asyik, dan menyenangkan. Metode inovatif ini membuat siapa pun dapat belajar matematika dengan mudah dan menyenangkan.

Tidak hanya pengajaran menghitung cepat dari penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian, metode ini juga menyampaikan pengertian tentang bilangan itu sendiri, konsep dasar matematika juga geometri. Ditambah dengan buku-buku dan alat peraga, belajar matematika dengan teknik ini membuat anak makin betah.

”Yang paling penting dalam pengajaran matematika adalah dengan cara yang asyik dan menyenangkan sehingga membuat betah karena seperti sedang bermain. Dengan begitu, lama-lama anak menjadi cepat paham. Selama ini banyak yang tidak suka matematika karena sulit dan membosankan,” tuturnya.

Yohanes mengungkapkan, dirinya mulai menemukan metode Gasing sejak 13 tahun yang lalu untuk anak-anaknya sendiri. Namun sejak 2008, metode ini mulai dikembangkan lebih jauh. Agar mendapatkan hasil yang maksimal, anak harus diajarkan matematika dengan metode ini secara intensif selama dua jam setiap harinya.

”Saya percaya, susunan saraf dalam otak berinteraksi dengan saraf lainnya. Jadi, semakin interaksi itu dilakukan secara rutin, anak akan semakin hebat,” kata tokoh sains dan matematika itu.

Surya Institute kini sudah banyak mengadakan pelatihan bagi guru-guru di daerah untuk mengajar dengan metode Gasing ini, di antaranya di Wonosobo, Palembang, Toraja, Yogyakarta, Palangkaraya, dan sejumlah kabupaten di Papua. (nsa)

http://lifestyle.okezone.com/read/2011/07/06/196/476496/large